BRAND VS TREND: MENDING "NGIKUT" ATAU PUNYA JATI DIRI
- Levino Rionaldy
- 5 days ago
- 1 min read
Updated: 6 hours ago

Value Brand kamu itu beneran punya arah… atau cuma ikut-ikutan yang lagi rame?”
Gini ya.
Trend itu kayak ombak. Lagi tinggi, semua orang pengen naik.
Ada challenge baru di TikTok, ikut.
Ada format baru di Instagram, bikin juga.
Nggak salah.
Tapi kalau tiap minggu kamu berubah cuma karena takut ketinggalan…
itu bukan strategi. Itu FOMO.
Kalau brand, beda lagi.
Brand itu sikap. Brand itu bukan filter, tapi fondasi. Makna produk kamu buat pembelinya. Kalau kamu tiap minggu ganti gaya cuma karena algoritma berubah, itu bukan adaptif.
Itu panik.
Brand dengan value yang kuat boleh ikut trend.Tapi dia tidak kehilangan jati dirinya.
Trend bikin kamu dilihat.
Brand bikin kamu diingat.
Trend bisa kasih views.
Brand bakal kasih trust.
Kalau kamu cuma ikut trend, kamu mungkin viral.
Tapi kalau kamu bangun brand, pembeli akan beli lagi beli lagi.
Subiakto, CBS
Untuk melihat kontennya: https://www.instagram.com/reel/DVD8b5xkuSC/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==



Comments