top of page


SERIAL PRODUK YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (1)
Yang Pertama Tahun 1972. Saya masih bekerja di PT Guru Indonesia. Suatu hari, di dapur rumah yang saya sulap jadi kantor, datang Pak Tjipto Sosrodjojo ke rumah saya. Kami bicara soal desain kemasan teh. Lalu saya nyeletuk iseng: “Kalau Amerika bangga dengan Cola, Indonesia harusnya bangga dengan Teh pak. Ready to drink … dalam botol.” Pak Tjip ragu, “Emang laku?. Siapa yang mau minum teh basi?” Saya ajak beliau ke depan SD Gaharu. Duduk di bangku penjual rokok. “Tanya anak-an
22 hours ago1 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (12)
Yang Keduabelas Dapat tamu dari Surabaya, pak Daroono dan pak Setiadi. Pemilik kopi hitam mwrwk GLATIK. Singkat kata saya diminta terbang ke Surabaya meninjau pabriknya yang lumayan besar. Uniknya terletak di are perumahan yang radius 2 kilometer sudah tercium aroma kopi dari pabrik roasting kopinya. “Ini roaster kopi JITU pak Biakto” kata PAK Darpono. Wah hebat saya pikir ramuan JITU alias andalan. Ternyata … “Siji kopi, pitu jagung” ini kesukaan petani petani kebun teh khus
2 days ago2 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (11)
Yang Kesebelas Pangsa pasar Televisi Eropa sudah didominasi POLYTRON berkat brand/ value yang mendisrupsi yang disampaikan lewat tagline “TV Eropa harga Jepang”. Rupanya televisi buatan Jepang dan asembling lokal menyerang balik dengan merek Fujitec lah, apatec lah seolah Televisi Jepang versi murah. Akhirnya polytron mengeluarkan fighting brand buat melindungi pamgsa pasarnya. Dengan merek DIGITEC. Supaya diterima di pasar televisi Jepang saya kasih nicked name NINJA. Jadi D
3 days ago1 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (10)
Yang Kesepuluh Lagi lagi saya dipanggil buat ngebranding Grand Compo Grand Master. “Sekarang Grand Compo Grand Master bisa karaoke pak. Buatkan iklannya pak” Jaman dulu ngomongnya ‘iklanin pak’. Biro iklan biasa rata rata langsung menonjolkan fitur dan manfaatnya. Sudah. Tidak dipikirkan lebih lanjut “jadi apa maknanya buat pembeli. Ingat beda manfaat dengan makna yang lama kelamaan menjadi ‘believe’ yang menjadi esensi dari branding. Biro iklan saya gak begitu cara kerjanya.
4 days ago1 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (9)
Yang Kesembilan Sebelum lompat ke Digitec, ada cerita seru dari Grand Compo Polytron Bassoke. Mau dengar? Begini. Pada awal tahun 80an pak Chandra bilang “Pak Biakto. POLYTRON bakal ngeluarin Grand compo dengan merek GrandMaster. Ini bisa jadi pesaing Grand Compo Bazoka punya Sony”. Gila Polytron pede banget mau bersaing sama merek international SONY. “ Berani bersaing sama SONY emang apa keunggulannya pak?” Tanya saya. “Grand compo Polytron suara bassnya lebih Oke dari Bazok
5 days ago1 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (8)
Yang Kedelapan BOOM!!! Tagline sebelumnya “TV eropa, Harga Jepang”membuat Polytron bergeser dari posisi ke 32 menjadi posisi single digit. Ini membuat pak Chandra memanggil saya lagi untuk diskusi. “Bahaya mengandalkan atau ‘menjanjikan’ harga murah ke konsumen, sementara harga spareparts naik. Akhirnya untuk mempertahan momentum yang sedang naik, berdasarkan filosofi ‘tempa besi selagi panas’ saya bikin tagline “The Winning Theme, wins again”. Lagi lagi saya pakai siapa yang
6 days ago1 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (7)
Yang Ketujuh Lagi lagi pak Beny Ligna yang kelihatannya puas sama Tagline yang saya buat, memperkenalkan saya pada pak Chandra Adisusanto yang waktu itu menjabat sebagai promotion Manager POLYTRON di usia yang sangat muda (24 tahun) tapi sudah lulus cumlaude S1nya. Singkat kata saya diminta melakukan rebranding Polytron yang berada diurutan ke 32 dari 32 merek televisi di Indonesia, padahal sudah ditangani biro iklan asing. Setelah berpikir satu minggu saya menemukan jawabann
7 days ago1 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (6)
Yang keenam Adalah pak Beny Marketing Manager Ligna Furniture menghubungi saya menyampaikan niatnya untuk bikin brosure. Saya bayangkan alangkah repotnya mengangkut bermacam macam furniture ke studio. Akhirnya diputuskan bikin set studio di pabrik. Set yang bisa digeser geser jadi bermacam macam kamar. Repot ngangkut props seperti kamar tamu, kamar anak, kamar utama saja. Jadilah pemotretan 3 hari dan saya beserta photographer harus nginep di pabriknya. Setelah jadi layout br
Jan 71 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (5)
Yang Kelima Setelah 3 tahun memimpin Luberizki Inhouse Agency, saya tertantang buat bikin Ad Agency independen yang lebih menantang dengan Klien beragam, gak cuma pemilik Inhouse Agency saja. 1979 tahun yang saya anggap tepat buat resign dan membangun Ad Agency bersama 2 kawan. Yang 1 jagoan Clents service satu lagi jagoan media. Jaman itu lagi hype singkatan nama Pemiliknya jadi nama Ad Agencynya. Jadilah nama Agency kami BB&E. Singkatan dari Baty, Biakto & Erry Suhartono. S
Jan 61 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (4)
Yang Keempat Masih di Nirwana photo. Dimana saya memimpin Inhouse Agency yang saya kasih nama LUBERZKI Advertising kependekan dari Luber Rizki Adv, saya dapat penugasan membranding kamera Vinon, yang waktu itu diimpor dari Hongkong buat libur Lebaran. Yang kalau laku akan diimpor setiap menyambut bulan Ramadhan Saat campign pertama fokus saya ‘Create Awareness’ mengingat merek kamera ini baru dan belum dikenal seperti Nikon atau Canon. Lagiyan kamera ini kamera murahan bukan
Jan 51 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (3)
Yang Ketiga Saya pikir Sakura film membutuhkan Tagline yang kuat buat memenangkan hati masyarakat Indonesia. Bukan sekedar klaim “Lebih Indah dari warna aslinya”. Harus lebih dari itu Setelah saya pikir seminggu saya ambil thema ‘Sakura Film pilihan masyarakat Indonesia.’ Pilihan Indonesia berarti harus diwakili oleh suku suku bangsa di Indonesia. Maka saya buatkan Tagline yang mewakili pilihan suku suku bangsa di Indonesia Masalahnya bahasa yang dipakai. bahasa Indonesia ka
Jan 31 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (2)
Yang Kedua Tak disangka, kerja kecil itu berbuah besar. Datanglah seseorang bernama Andi Widjajaya, promotion manager utusan bossnya. Saya dipanggil ke PT Nirwana Photo. Singkat kata saya bertemu Presiden Direkturnya pak Hartono di kantornya. “Pak Subiakto bisa bikinin saya In-house Agency kah? Saya gaji sebagai Creative Director dan pimpinan Inhouse Agency dibawah Promotion Manager”. duuuaar!!!. Lebih dari harapkan saya, saya kira cuma bikin iklan Sakura Film. Singkat kata s
Jan 21 min read


SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (1)
Yang Pertama Sepulang dikirim oleh menteri perindustrian saat itu belajar ikut program industrial design Colombo Plan di Jepang tahun 1974, dan gara-gara ikut kelas advertising LPWI ISWI, 2 tahun kemudian pak Bi mantab resign dari perusahaan yang sejak lulus SMA ditahun 1968 menjadi tempat belajar tentang graphic design dan percetakan diberbagai nirmala datar. Saya pulang dengan penuh harapan. “Dunia periklanan yang gemerlap”. Menjanjikan masa depan. Saya melamar ke mana-mana
Jan 1, 20261 min read


2026, THE END OF KOL, THE RISE OF KOC
2026, The End of KOL, The Rise of KOC “Perubahan besar sedang terjadi. Thn 2026, banyak Produk akan berhenti pakai KOL, mrk mulai ngejar KOC.” “Kenapa? Karena genZ makin kebal konten ‘opini’, dan makin percaya sama ‘pengalaman’ yang terbukti. “KOL itu Key Opinion Leader, terkenal karena opini dan Folowernya. KOC itu Key Opinion Consumer, dia dipercaya karena dia benar-benar pakai produk dan mengalaminya.” “Di 2026, Audience makin curiga: ‘Jangan-jangan ini dibayar ya?’ Konten
Dec 12, 20252 min read


ROUND TABLE BRANDING, SESI YANG DITUNGGU-TUNGGU
Round Table Branding, Sesi yang ditunggu-Tunggu Kami hadirkan Round Table Branding. Pembicaraan apa saja bersama pak Bi. Anda boleh tanya apa saja, diskusi apa saja penerapan teori bisa bikin Brand. Terbatas 10 orang peserta saja. Silahkan daftar di lynk.id/pakbi . Tempat terbatas 10 orang. Siapa cepat dia dapat. Dari batch pertama workshop Bisa Bikin Brand sampai Batch terakhir ini adalah sesi yang paling ditunggu. MAKAN SIANG. Bukan makanannya. Tapi ngobrolnya. Karena di se
Dec 8, 20251 min read


BRANDING TIDAK MENGENAL KOL
Branding tidak mengenal KOL KOL = Key Opinion Leader Istilah ini berasal dari PR & Influencer Marketing, bukan ilmu Branding. Branding hanya mengenal dua kekuatan organik: • Evangelist : fans yang mencintai value & konten kita • Brand Advocate : pengguna yang mencintai produk & pengalaman kita. Membangun TRUST - kepercayaan akan suatu produk KOL berbayar bukan membentuk makna. KOL berbayar tidak membangun trust. KOL hanyalah alat distribusi informasi yang bersifat s
Dec 5, 20251 min read


KESIMPULAN
Kesimpulan KOL = traffic instan. Evangelist = awareness organik. Advocate = trust jangka panjang. KOC = pelanggan biasa yang: • aktif review • punya kredibilitas karena mereka memang membeli & memakai • dianggap lebih jujur daripada KOL • punya pengaruh di komunitas kecil / niche Apakah KOC penting untuk Branding? Penting. Tapi bukan pembentuk makna. Mereka membuktikan makna yang sudah brand ciptakan. Brand menciptakan meaning Product menciptakan experienc
Dec 4, 20251 min read


PERAN KOL DALAM BRANDING
Peran KOL dalam Branding Branding = menciptakan makna, mengubah perilaku konsumen, membangun reputasi Dalam langkah branding, • Evangelist = distributor makna • Advocate = bukti sosial & repetisi • KOL = pengeras suara berbayar bikin awareness sesaat KOL hanya memperluas jangkauan, awareness konsumen, tidak membangun ritual, tidak menciptakan kategori, tidak menambah value. Makna brand tidak pernah lahir dari pihak yang dibayar. Makna lahir dari konsumen yang t
Dec 3, 20251 min read


PERBEDAAN FUNDAMENTAL EVANGELIST VS ADVOCATE VS KOL
Perbedaan Fundamental Evangelist VS Advocate VS KOL Evangelist • Suka dengan konten & value brand kita • Tidak dibayar. Kehendak sendiri • Tidak wajib pengguna produk kita • Loyal pada makna produk walaupun belum menggunakannya Brand Advocate • Pengguna nyata yang sudah menggunakan Brand/produk • Kepuasan menggunakan produk mendorong rekomendasi • Tidak dibayar • Loyal pada produk/ Brand • Layak membela/ testimoni produk/Brand kita
Dec 2, 20251 min read


PRODUK TIDAK MEMBERIKAN KEPASTIAN. BRAND MEMBERIKAN KEPASTIAN MASA DEPAN
Product Tidak Memberikan Kepastian . Brand Memberikan Kepastian Masa Depan Orang tidak beli produk. Orang beli kepastian. Kepastian bahwa hidupnya lebih baik setelah memakai produk Anda. Produk hanya menjawab: “Apa manfaatnya?” • Murah? Besok ada yang lebih murah. • Canggih? Minggu depan ada yang lebih canggih. • Banyak fitur? Kompetitor tinggal tiru. Produk selalu bisa disalip. Dan tidak ada kepastian. Brand menjawab: “Apa makna yang saya dapat?” • Tentang siapa saya. • Tent
Dec 1, 20251 min read


ALGORITMA
Algoritma Banyak yang nanya apa sih algoritma IG itu? Mengapa kita harus mengikutinya ? supaya relevan? Mana Algoritma nya ganti-ganti? Mana yang bener? Algoritma itu sebenarnya sangat sederhana kalau dijelaskan dengan bahasa “orang hidup sehari-hari.” Bukan istilah teknis yang ribet. Algoritma = urutan langkah yang pasti untuk mendapatkan hasil yang pasti. Dalam bahasa Pak Bi: Algoritma itu “cara kerja” yang diulang-ulang sampai hasilnya konsisten. Kalau langkahnya berubah,
Nov 29, 20252 min read


TAHUKAH ANDA BEDANYA MANFAAT DAN MAKNA?
Tahukah anda bedanya Manfaat atau Makna? Manfaat sendal itu sederhana: Dipakai setelah wudhu, biar kaki bersih tidak kotor lagi saat melangkah ke masjid. Manfaatnya jelas : alas kaki. Tapi… Begitu sendal yang sama dikasihkan ke pak Bi, tiba-tiba bukan lagi soal alas kaki. Maknanya berubah total. Sekarang ia bukan alas kaki, tapi hadiah. Dan sebagai hadiah, ia tidak ditaruh di depan pintu… tapi disimpan rapi di lemari, bersama hadiah-hadiah lain yang punya nilai emosi atau mem
Nov 28, 20251 min read


BANYAK PEBISNIS TIDAK TAHU BAHWA DIA SEDANG ‘TIDAK TAHU’
Banyak Pebisnis Tidak Tahu Bahwa Dia Sedang ‘Tidak Tahu’ Yang paling menakutkan dari sebuah bisnis bukan bangkrut. Yang paling menakutkan adalah kamu tidak sadar bisnis sedang sekarat. Semua terasa normal… sampai tiba-tiba terlambat. Banyak pemilik bisnis merasa aman karena: – produk laku, – ada pembeli baru, – omset kelihatan naik. Padahal mereka tidak melihat retakan halus yang terjadi setiap hari: pelanggan mulai tidak kembali. Ini bahaya. Karena pelanggan tidak pergi deng
Nov 27, 20251 min read


APA ITU ANTI-BRANDING?
Apa itu Anti Branding? Belakangan muncul istilah Anti Branding menjadi Gerakan Menolak Kepalsuan 1. Anti-branding muncul karena konsumen muak dengan: • klaim palsu • pencitraan berlebihan alias flexing • janji manis tanpa bukti • “keren di iklan, b aja di kenyataan” Anti-branding ingin brand lebih jujur, apa adanya, tanpa gimmick murahan. 2. Branding Tanpa Branding Ini paradoks: Brand-nya kuat, tapi tidak kelihatan jualan. Contohnya: • brand tampil se
Nov 26, 20251 min read
bottom of page