KATANYA EKONOMI SULIT, KENAPA CAFE SELAU PENUH?
- Levino Rionaldy
- 2 days ago
- 2 min read

Karena Gen Z cari SELFREWARDS.
GEN Z (Host):
Pak Bi, saya heran. Café sekarang banyak banget. Dan anehnya… tetap penuh. Padahal ekonomi katanya lagi berat. Kok bisa?
PAK BI:
Karena cafe bukan jual kopi enak. Tapi GenZ cari self-reward, sehabis kerja keras seharian.
GEN Z:
Self-rewards maksudnya hadiah buat diri sendiri?
PAK BI:
Betul. Gen Z itu hidupnya penuh tekanan.
Kerja belum stabil.
Harga tetap naik.
Media sosial bikin merasa ketinggalan.
Akhirnya orang cari tempat buat bilang ke dirinya sendiri:
“Gue pantas dapat penghargaan .”
Dan café jadi tempat ritual itu.
GEN Z:
Jadi orang ke café bukan karena kopinya?
PAK BI:
Kopi cuma alasan.
Yang dicari itu suasana.
Merasa dihargai.
Tempat merasa hidupnya masih oke.
Makanya orang pesan kopi mahal, duduk dua jam, cuma buka laptop atau ngobrol.
Itu terapi murah.
GEN Z:
Berarti brand yang menang itu bukan yang produknya enak?
PAK BI:
Produk tetap penting.
Tapi hari ini yang menang adalah brand yang mengerti perasaan konsumennya.
Gen Z itu beli ‘rasa diterima’ dan dihargai.
Beli mood.
Beli rasa “gue pantas menikmati hidup”.
GEN Z:
Pantesan café selalu ramai ya.
PAK BI:
Selama hidup makin berat, café akan terus dibutuhkan, sebagai tempat ‘merasa dihargai’
GEN Z:
Kalau buat bisnis, pelajarannya apa Pak Bi?
PAK BI:
Jangan cuma jual produk. Cari tahu:
produk Anda itu jadi ‘self-reward’ apa buat konsumen?
Kalau brand Anda bisa jadi hadiah kecil buat hidup mereka,
brand Anda akan dicari.
GEN Z (closing):
Jadi, orang ke café bukan cari kopi…
tapi cari rasa dihargai. Self - rewards
PAK BI:
Dan brand yang ngerti itu… akan hidup lama. Bertahan bersama jaman
Subiakto, CBS
Untuk melihat kontennya:



Comments