MENGAPA MICRO INFLUENCER SEMAKIN DIBUTUHKAN?
- Levino Rionaldy
- 5 hours ago
- 1 min read

Mungkin, di dunia nyata, kamu nggak suka diomongin di belakang. Kalau ada yang ngomongin, kamu marah. Terus kamu musuhin.
Tapi, kalau dalam branding, kamu nggak boleh marah, karena omongan itulah pendapat jujur yang menunjukkan brand kamu sebenarnya
Sini saya jelasin.
Konsumen zaman sekarang itu lebih percaya konsumen lain dari pada beribu-ribu iklan yang kita bikin.
Kamu boleh aja bikin iklan keren.
Visual bagus. Copy puitis.
Budget besar.
Atau mungkin sampai hire macro influencer
Tapi sebelum orang checkout,
mereka ngapain? Mereka baca review. Mereka cari komentar jujur.
Satu review aja yang bilang “Gue repeat order, karena emang sebagus itu.” itu lebih kuat dari 10 billboard.
Campaign bikin orang tahu, tapi review dari community bikin orang yakin.
Brand yang kuat itu bukan yang sering dipromote macro influencer, tapi yang paling sering dapat komentar jujur dari micro influencer.
Kalau kamu mau diomongin yang baik-baik di belakang, kamu harus kasih pengalaman yang baik buat consumer dan community kamu.
Jangan bikin iklan aja.
Subiakto, CBS



Comments