top of page

95 results found with an empty search

  • KENAPA PESERTA BBB SELALU BILANG : "SEHARUSNYA SAYA DATANG DARI DULU”

    Kenapa Peserta BBB Selalu Bilang : ”Seharusnya Saya Datang Dari Dulu” Di luar sana banyak workshop branding. Tapi hanya sedikit yang mengubah cara berpikir/ Mindset. Sisanya hanya mengubah tampilan. Inilah perbedaan BBB vs workshop lain: Workshop lain : — fokus estetika — fokus konten — fokus tools — fokus tren digital BBB: — fokus PERILAKU manusia — fokus makna — fokus perubahan persepsi — fokus brand sebagai KEBENARAN BARU Peserta BBB tidak diisi teori, tapi diajak membedah brandnya sendiri dari akar. Teori bisa dari mana aja. Tapi wisdom harus ketemu pak Bi. Contoh nyata: Salah satu peserta datang dengan bisnis yang stagnan. Setelah menemukan makna baru lewat 15 Langkah, akhirnya berubah dalam 21 hari: repeat order melonjak 40%, iklan turun 30%, dan pelanggan lebih loyal. Berapa lama sih bikin brand? Pengalaman saya rata rata 3 bulanan. Kenapa bisa? Karena BBB tidak mengajar “apa yang harus dibuat”… tapi mengapa konsumen harus peduli. Itu yang tidak ada di workshop lain. Brand besar tidak lahir dari estetika. Brand besar lahir dari persepsi yang dipercaya konsumen sebagai kebenaran baru Silahkan daftar di lynk.id/pakbi . Jadilah orang yang berpikir beda

  • MEREKA TAHU BRANDING PENTING,TAPI BINGUNG CARANYA

    Mereka Tahu Branding Penting, Tapi Bingung Caranya “Branding Bukan Logo. Branding Adalah Ilmu Mengubah Perilaku.” Banyak orang belajar branding, tapi tetap tidak punya brand. Bukan karena bodoh. Tapi karena mereka mempelajari hal yang salah: estetika, bukan perilaku manusia. Branding itu bukan: - ganti logo - ganti warna - feed IG seragam - bikin tagline estetik - produksi konten yang rapi Branding itu: membuat pelanggan berubah kebiasaan setelah membeli Branding = perubahan perilaku konsumen. Itulah yang diajarkan di Workshop Bisa Bikin Brand. - Bukan desain. - Bukan gimmick. Tapi struktur berpikir lewat: 15 Langkah Magnet Branding. Di sini peserta belajar: – bagaimana makna dibentuk – bagaimana persepsi tercipta – bagaimana produk bisa menjadi ritual – bagaimana brand menjadi identitas PELANGGAN – bagaimana menjual tanpa kelihatan menjual – bagaimana membuat pelanggan kembali tanpa disuruh Itu sebabnya hasil BBB terasa langsung: karena yang berubah bukan kontennya, tapi cara berpikir pemilik bisnisnya. Brand kuat tidak dibangun di Photoshop. Brand kuat dibangun di kepala konsumen. silahkan daftar di lynk.id/pakbi sampai jumpa dikelas

  • BANYAK PEBISNIS TIDAK TAHU BAHWA DIA SEDANG "TIDAK TAHU"

    Banyak Pebisnis Tidak Tahu Bahwa Dia Sedang ”Tidak Tahu” Yang paling menakutkan dari sebuah bisnis bukan bangkrut. Yang paling menakutkan adalah kamu tidak sadar bisnis sedang sekarat. Semua terasa normal… sampai tiba-tiba terlambat. Banyak pemilik bisnis merasa aman karena: – produk laku, – ada pembeli baru, – omset kelihatan naik. Padahal mereka tidak melihat retakan halus yang terjadi setiap hari: pelanggan mulai tidak kembali. Ini bahaya. Karena pelanggan tidak pergi dengan marah. Mereka pergi dengan diam. Tidak ada notifikasi. Tidak ada pesan. Tidak ada warning. Dan alasan mereka pergi sederhana: mereka tidak MERASA MAKNA PRODUKMU BUAT DIA. tidak@merasakan kehadiran brand-mu. Mereka beli produkmu tanpa makna. Dan segala sesuatu tanpa makna mudah ditinggalkan. Jika kamu membaca ini dan merasa, “Kayaknya bisnis saya aman-aman saja…” justru itu tanda bahwa kamu masih tidak sadar apa yang sedang terjadi. Kamu tidak bisa memperbaiki sesuatu yang bahkan tidak kamu sadari. Di sinilah branding dimulai: dari SADAR. Subiakto CBS

  • BRAND BUKAN KONTEN. KONTEN BUKAN BRAND

    Brand bukan Konten. Konten bukan Brand Sekarang semua orang sibuk bikin konten. Setiap hari upload… post… FYP… tapi lupa satu hal penting: Konten bisa hilang, tapi brand tetap hidup. Banyak yang berpikir kalau views-nya tinggi,mereka sudah punya brand. Padahal Konten cuma bikin kamu terlihat.Tapi brand bikin MELEKAT. Konten itu seperti ombak - datang dan pergi. Tapi brand adalah lautnya - luas, dalam, dan abadi. Konten bisa dikerjakan siapa saja. Tapi brand hanya bisa lahir dari VALUE yang kita perjuangkan. Konten menciptakan awareness. brand menciptakan TRUST. Di dunia yang serba cepat ini banyak orang lupa pada tujuan. Mengejar “viral,” tapi kehilangan “value.” Yang bikin orang aware itu konten, tapi yang bikin mereka beli lagi itu BRAND. Jadi, jangan diukur dari jumlah views, tapi dari seberapa banyak konsumen yang berubah perilakunya karena produkmu. Karena Brand yang benar mengubah perilaku konsumen dengan produkmu.. Karena konten hanya fyp (viral) sesaat. Tapi brand adalah cerita yang menetap. Silahkan Ngonten, tapi jangan lupa bangun brand (trust) Daftar workshop BBB di lynk.id/pakbi Sampai jumpa dikelas

  • DIUNDANG WORKSHOP BBB KE UPIYPTK PADANG

    UPIYPTK Padang. Dari Transaksi Ilmu ke Transformasi Masa Depan Mahasiswa Awalnya ada 3 personel dari UPIYPTK Padang menghadiri Workshop BBB yang kebetulan diadakan di Surabaya ; 1. Pak Ridwan calon Rektor UPIYPTK Padang. 2. Pak Reza dosen Marketing 3. Pak Azhary Agencynya, mereka mengundang team BBB bikin internal Workshop buat para dekan jurusan, dosen, pak Rektor dan asiatennya serta pengurus yayasan YPTK Padang, dengan tujuan memberi makna (value) pada Tagline yang sudah ada “Melangkah Lebih Maju” serta mengubah budget marketing yang hilang tak kembali menjadi budget branding yang sifatnya investment. Berangkatlah kami team BBB berlima ke Padang 6 hari dengan jadwal 1 hari traveling ke Padang, 2 hari workshop, 2 hari workshop internal 1 hari travel ke Jakarta. Perjalanam yang tidak sia sia karena UPIYPTK Padang menemukan value yang dicari buat Tagline yang ada “Melangkah lebih Maju” - bertransformasi menyongsong masa depan. Dan ini dijadikan thema ulang Tahun UPIYPTK padang di bulan Mei silam dan perjalanan ke Lombok memberikan bea siswa disana. Selamat “Bertansformasi buat para Mahasiswia UPIYPTK Padang Selamat

  • WAJAR KALAU ANDA PAKAI MARKETING KARENA BERAWAL DARI PRODUK

    Wajar. Pelaku Bisnis mulai dari Marketing karena mulai dengan Produk Tahukah anda bahwa perkembangan ilmu Marketing menurut Phillip Kotler sudah sampai Marketing 8.0. Tapi jujuraja yang aplikable di Indonesia cukup Marketing 6.0 : IMMERSIVE (Gabungan Offline dan Online) buat genZ. Di workshop bisa Bikin brand ini kita bahas di awal worksop. Tentunya dengan panduan Tagline UVP pada setiap tahap. Buat anda yang masih percaya Marketing dengan studi kasusnya. Setelah itu kita bahas langkah demi langkah cara membuat Brand yang membuat produknya mengubah perilakunya seperti Kopiko dari gak bisa minum kopi menjadi tahu ‘gantinya ngopi’. Disertai studi kasus di setiap langkah. Mumpung masih ada tempat, silahkan mendaftar di lynk.id/pakbi . Kita diskusikan sampai tuntas Sampai jumpa dikelas

  • BADANYA EVANGELIST DAN BRAND ADVOCATE’S

    Badanya Evangelist Dan Brand Advocate’s Evangelist adalah orang yang sangat antusias menyebarkan dan meyakinkan orang lain tentang suatu ide, produk, atau brand, bukan sekadar pengguna, tapi penganut dan penyebar keyakinan terhadap nilai yang ia percayai. Evangelist bukan silent reader, karena dia tidak hanya percaya atau menikmati suatu brand secara diam-diam, tapi aktif menyebarkan, membela, dan meyakinkan orang lain untuk ikut percaya. Kalau silent reader hanya mengamati, evangelist berbicara, membagikan, dan menginspirasi — ia adalah suara, bukan penonton. Evangelist bukan orang yang bikin teori sendiri lalu posting demi terlihat pintar. Evangelist justru menyebarkan kebenaran atau keyakinan yang sudah terbukti, lalu menginspirasi orang lain untuk ikut percaya dan bertindak. Bedanya jelas:    •   Pembuat teori ingin diakui.    •   Evangelist ingin orang lain berubah karena nilai yang ia yakini. Topik ini kita bahas tuntas si Workshop BBB 28 Okt 2025 dan mengapa di era Cognitive Warfare ini kita harus membangun kelompok ini silahkan daftar di lynk.id/pakbi . Sampai jumpa

  • TUJUAN BISNIS BUKAN CARI UANG, SAMA SEPERTI BELI MOBIL BUKAN BERTUJUAN ISI BENSIN

    Tujuan Bisnis Bukan Cari Uang, Sama Seperti Beli Mobil Bukan Bertujuan Isi Bensin. Ini sering jadi bahan diskusi di workshop Bisa Bikin Brand tak luput Workshop BBB tanggal 28 Oktober nanti, topik ini akan jadi bahasan yang seru. Karena disinilah fungsi brand dipertaruhkan menambah valuasi Bisnis ketika mengundang investor, IPO atau melantai di bursa saham. Di Workshop BBB tanggal 28 nanti peserta akan mendapatkan : 1. Marketing 1.0 sd Marketing 6.0 dengan tagline untuk masing-masing tahapan. 2. Bagaimana menciptakan LOOP. 3. 15 Langkah Magnet branding : 1. Product Insight 2. Tatget Behavior 3. Adoption Category 4. New product category 5. Brand DNA 6. Core Value 7. Added Value 8. Positioning 9. Disruption 10. Call to Action 11. Brand Personality 12. Menentukan merek 13. Logo dan Brand Arsitektur 14. Tagline 15. Experience Diajarkan juga praktek terhadap merek masing-masing. Pendaftaran di lynk.id/pakbi . Biaya sudah termasuk kitab BBB1 dan BBB2. Sertfikat yang diakui oleh universitas AiIrlangga Surabaya buat Certificate Brand Strategist, kaos dan jaket BBB. Sampai jumpa

  • BRANDING DULU, BARU MARKETING

    Marketing sudah kan? Tapi belum berhasil. jangan buang waktu. Sekarang coba Branding. Selama ini banyak orang terbalik. Mereka sibuk marketing, padahal belum punya brand. Marketing itu cara menyampaikan, branding itu makna yang harus disampaikan. Tanpa makna, marketing hanya jadi biaya. Dengan makna, marketing berubah jadi investasi. Makanya, di Workshop Bisa Bikin Brand (BBB) Anda jadi sadar bahwa yang membuat produk laku bukan sekadar promosi, tapi persepsi hasil dari branding yang benar. Karena brand bukan sekadar nama, tapi alasan orang tetap memilih Anda meski banyak pilihan lain. Setelah ikut Workshop BBB, baru Anda paham kenapa urutannya harus: Branding dahulu, baru Marketing. Silahkan mendaftar workshop BBB Offline 28 Oktober 2025 di Hotel Ibis Citos Jakarta Selatan di lynk.id/pakbi Sampai jumpa #BisaBikinBrand   #SubiaktoCBS   #BrandingDuluBaruMarketing   #WorkshopBBB   #BrandIsMeaning   #subiakto

  • EVENT INDONESIA SPICING THE WORLD 2025

    Event IndonesiaSpicingTheWorld 2025 “Bersama Kita Bisa”; “Lebih Cepat Lebih Baik”; “Coblos Kumisnya”; “Kalau Sudah Duduk Lupa Berdiri”; “Gantinya Ngopi”; “Ini Biangnya Buat Apa Botolnya”; “Indomie Seleraku” Itu bukan sekadar tagline. Itu cerita tentang kehidupan masyarakat Indonesia pada masanya. Tapi reputasi saya sebagai “pembuat iklan hebat” tidak berarti apa-apa kalau tidak ada generasi muda yang meneruskan cara berpikir dibalik karya-karya itu. Reputasi itu hidup dari apa yang orang lihat hari ini. Tapi legacy hidup dari apa yang mereka pelajari dan teruskan besok. Legacy itu bukan soal nama kita dikenang, tapi nilai yang kita tanam di kepala dan hati orang lain. Saya tidak lagi mengejar tepuk tangan. Saya tidak lagi mengejar panggung. Saya sedang menanam nilai. Saya ingin ilmu ini hidup lebih lama dari saya. Saya ingin anak-anak muda Indonesia membangun brand bukan hanya karena ingin laku, tetapi karena ingin bermakna bagi manusia. Karena makna itu yang membuat brand hidup. Dan ketika makna itu diwariskan, barulah reputasi berubah menjadi legacy. “Semua orang diberi kesempatan membangun reputasi, tapi tidak semua orang mampu meninggalkan legacy.” Reputasi saya mungkin ada di iklan-iklan tadi, tapi legacy saya ada di kepala dan hati Anda yang meneruskan maknanya. Itulah warisan saya. Itulah legacy yang ingin saya tinggalkan. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya, dari REPUTASI menuju LEGACY. Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Teh Ina @inaardhina yang telah mematenkan @kiseraid ke WIPO International dalam rangka menerbangkan Kisera ke seluruh dunia, membuktikan bahwa UKM pun punya peluang membumbui dunia. Semoga kelak akan menjadi legacy yang abadi. Dan semoga disusul oleh UKM-UKM yang lain. Ringkasan dari sambutan Pak Bi @subiakto saat event IndonesiaSpicingTheWorld 2025 dalam rangka Launching KITAB BBB2 dan BBB3 di Jakarta tgl 10 Oktober 2015. Sumber IG Bu Dwita Soewarno #IndonesiaSpicingTheWorld #IndonesiaBisaBikinBrand #BisaBikinBrand #PakBi #Subiakto

  • REPUTASI BISA HILANG. LEGACY TAK TERGANTIKAN

    Reputasi bisa hilang. Legacy tak tergantikan “Semua orang diberi kesempatan membangun reputasi, tapi tidak semua orang mampu meninggalkan legacy.” Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya, dari REPUTASI menuju LEGACY. SUBIAKTO PRIOSOEDARSONO, CBS “Reputasi bisa hilang. Legacy tak tergantikan.” Ringkasan dari sambutan Pak Bi @subiakto saat event IndonesiaSpicingTheWorld 2025 dalam rangka Launching KITAB BBB2 dan BBB3 di Jakarta tgl 10 Oktober 2015. Sumber IG Bu Dwita Soewarno #IndonesiaSpicingTheWorld #Indonesia BisaBikinBrand #BisaBikinBrand #PakBi #Subiakto

  • INDONESIASPICINGTHEWORLD SELALU MENGHADIRKAN KEHANGATAN DAN KEAKRABAN

    IndonesiaSpicingTheWorld selalu menghadirkan kehangatan dan keakraban IndonesiaSpicingTheWorld selalu menghadirkan kehangatan dan keakraban 😍 Terima kasih atas partisipasinya kepada tamu2 kami semua, baik undangan, sponsor, alumni dan teman2 lain. Acara IndonesiaSpicingTheWorld 2025 kemarin paling kecil tapi hangat dan berkesan ❤️ Terima kasih utamanya sahabat2 lama kami, bu @najahfal @naqyara mbak @lucytrisnamayasanti @serba_susu_lembang bu @mulyanideaa @deabakery yang diwakili @diiimp @satrio.ananda dan teh @inaardhina @kiseraid yang datang membawa rombongan dari Bandung bersama kang @ege.euy @mayangwangi dan @hallo_aprill dari Malang and last but not least @fivinffitri yang selalu siap menjadi moderator & MC dan @dionsubiakto dan pak @kris.moerwanto yang melakukan Bedah Buku dan sharing ilmu2nya 😍 Tak lupa menyapa teman editorku @_oksand_ dan juga om @budiman_hakim dan kang @asep_herna yang terus menyemangati Pak Bi subiakto utk menulis. Kami berterimakasih atas doa, perhatian dan supportnya selalu untuk kesehatan Pak Bi, terutama saat beliau sakit. Dan hadir di acara khusus ini untuk menjadi saksi peluncuran Kitab BBB yang ditulis Pak Bi sebelum sakit dan diselesaikan saat sakit bulan Agustus lalu 🙏 Semoga ini menjadi penyemangat kita semua karena menurut Pak Bi sakit bukan menjadi penghalang untuk terus melakukan sharing ilmu dalam bentuk tulisan 😍 Hadirnya Kitab BBB2 ini akan merubah bentuk workshop ke depan mengingat dan menimbang banyak hal, utamanya kesehatan Pak Bi. Kami selalu ikut bangga apabila ada alumni Workshop BisaBikinBrand yang berhasil dan sukses. Salah satunya adalah Kisera yang telah membuahkan hasil dari buah ketekunan membangun reputasi dengan menggunakan DNA yang konsisten. Semoga tulisan dalam Kitab2 BBB akan memberikan banyak manfaat bagi teman2 UKM utamanya agar siap membumbui dunia. Sesuai dengan tujuan Pak Bi yaitu memberikan legacy melalui reputasi yang telah dibangun selama lebih dari 50 tahun. Sekali lagi terima kasih atas kehadiran bapak2 dan ibu2 semua 🙏 Sumber IG Bu Dwita Soewarno #IndonesiaSpicingTheWorld #IndonesiaBisaBikinBrand #BisaBikinBrand #PakBi #Subiakto #KitabBBB #LaunchingKitabBBB

CONNECT

SUBIAKTO PRIOSOEDARSONO CBS

DBrand

Send me an email

Visit our website

Follow me on Twitter

Follow us on Twitter

Book me for an event

Apply for a position

Become a client

View my Book

© 2025 by subiakto.com

bottom of page