SERIAL TAGLINE YANG SAYA CIPTAKAN SEPANJANG KARIER SAYA (6)
- Levino Rionaldy
- Jan 7
- 1 min read

Adalah pak Beny Marketing Manager Ligna Furniture menghubungi saya menyampaikan niatnya untuk bikin brosure.
Saya bayangkan alangkah repotnya mengangkut bermacam macam furniture ke studio. Akhirnya diputuskan bikin set studio di pabrik. Set yang bisa digeser geser jadi bermacam macam kamar. Repot ngangkut props seperti kamar tamu, kamar anak, kamar utama saja.
Jadilah pemotretan 3 hari dan saya beserta photographer harus nginep di pabriknya.
Setelah jadi layout brosurnya pak Beny nyletuk “Bikinin taglinenya dong pak”
3 hari saya mikirin tagline.
Produk Ligna itu lengkap. Mulai dari sofa tamu, meja makan, lemari, tempat tidur, meja rias dll. Dari logika saya, kebiasaan orang beli tempat tidur, lemari baju, meja rias dan meja makan itu sekali seumur hidup. Biasanya pas habis nikah. Gak kepikiran beli yang baru.
Yang paling sering diganti adalah sofa. Hampor setiap lebaran beli sofa baru gantiin sofa lama yang robek atau kempot.
Sofa adalah alat duduk ngobrol sama tamu atau keluarga. Kalau sudah ngobrol lupa yang lain.
Jadilah Tagline berdasarkan ritual ‘kebiasaan’ orang Indonesia.”Kalau sudah duduk, lupa berdiri”.
Surprisingly “Approved” kata pak Beny.
Awalnya saya ragu karena tidak menyebut produk dan kelebihannya.
Saking populernya sempat jadi guyonan buat pejabat yang ogah diganti

(Bersambung)
Subiakto, CBS



Comments