4. EMPLOYER BRANDING — “Nama Perusahaan Bisa Menaikkan Harga Anda”
- Levino Rionaldy
- Aug 6
- 1 min read

Tahun 2000-an, perusahaan saya, Hotline Advertising, pernah menjadi salah satu tempat kerja yang diidamkan insan periklanan.
Kenapa?
Karena waktu itu, kalau seseorang pindah kerja dan di belakang namanya ada embel-embel “ex-Hotline”… harga orang itu bisa naik.
Bukan hanya karena gajinya. Tapi karena pasar punya persepsi:
“Kalau pernah ditempa di Hotline, berarti orang ini punya standar.”
Nah, itulah yang sekarang disebut Employer Branding.
Contoh globalnya : Google.
Orang ingin bekerja di Google bukan cuma karena gaji atau kantornya keren. Tetapi karena nama Google di CV menjadi reputasi yang ikut menempel pada dirinya.
Jadi Employer Branding bukan sekadar bagaimana perusahaan mencari orang hebat. Tapi bagaimana perusahaan membangun reputasi sampai orang hebat ingin bekerja di sana.
Karena employer brand yang kuat membuat nama perusahaan bukan cuma tempat bekerja… tapi ikut menaikkan harga orang yang pernah bekerja di dalamnya.
Subiakto CBS
Praktisi Branding 50 Tahun



Comments