JANGAN NGAKU PAKAR BRAND KALAU BELUM BIKIN TAGLINE SEBANYAK INI
- Levino Rionaldy
- Jul 14
- 1 min read

Terus terang, saya lebih nyaman menyebut diri praktisi. Bukan pakar.
Karena sepanjang hidup saya, saya bukan sibuk bicara teori saja. Saya menjalani, mengerjakan, merasakan, dan membuktikan sendiri bagaimana sebuah brand dibangun lewat proses yang nyata.
Kalau hari ini orang melihat daftar tagline yang begitu panjang, dari Rancak Bana, Sarapan Kedua, TV Eropa Harga Jepang, Renyahnya No. 1, Gantinya Ngopi, Hari ini kita puasa, Ini biangnya, buat apa botolnya, Manalagi selain di McD, sampai Bersama Kita Bisa…
Itu bukan sekadar kumpulan kalimat. Itu adalah jejak perjalanan saya lebih dari 50 tahun.
Saya mempraktikkan dan menyaksikan bahwa tagline yang baik bukan cuma enak didengar. Tagline yang baik itu harus masuk ke memori orang. Tinggal di ingatan mereka, mengubah cara orang melihat produk, bahkan mengubah perilaku mereka.
Saya bersyukur,
banyak orang masih ingat, masih mengulang, bahkan masih merasakan pengaruhnya sampai hari ini.
Biar karya yang bicara.
Biar hasil yang membuktikan.
Biar masyarakat yang menilai.
Dan ini belum selesai.
Sampai hari ini saya masih berkarya, masih belajar, masih berbagi.
Karena buat saya, membangun brand itu bukan pekerjaan sesaat.
Itu adalah proses panjang. Proses memahami manusia.
Memahami memori.
Memahami perilaku.
Dan selama saya masih bisa, saya akan terus berkarya.
Karena saya seorang praktisi. Gak cuma bicara
Tagline saya terbaru?
“Satu suapan demi masa depan” - Sporky Maxi,
Subiakto, CBS
Praktisi Branding 50 tahun




When you're comparing logo tools, a tested ranking saves hours of trial and error. I found the breakdown of free versus paid tiers particularly useful, as it clarifies what you actually get before committing. The focus on SVG export quality is a smart differentiator for anyone who needs scalable files. Check the AI logo generator comparison to see how the top options stack up across those criteria.
For those exploring decentralized social options, this page offers a concrete example of a lightweight, personal instance. The description’s emphasis on individual control and gradual expansion is a helpful counterpoint to mainstream platforms. You might find this overview of the initiative useful when comparing different hosting models.